Karakteristik Teknis dan Fleksibilitas Proses
-
Kompensasi Penumpukan Aktif: FTI51 menggunakan elektroda pelindung untuk mengkompensasi pengaruh listrik dari material yang menempel pada probe. Ini memastikan perangkat hanya memicu sinyal "penuh" ketika level cairan sebenarnya mencapai sensor, bahkan jika probe tertutup oleh lumpur atau pasta tebal.
-
Deteksi Multifungsi: Sensor ini sangat serbaguna. Sensor ini dapat digunakan untuk alarm tinggi/rendah tradisional, deteksi busa dalam cairan konduktif, atau mengidentifikasi lapisan antarmuka antara dua cairan yang berbeda (misalnya, minyak dan air).
-
Kontrol Pompa Terintegrasi: FTI51 dapat dikonfigurasi untuk kontrol dua titik (misalnya, "Pompa Hidup" di ujung dan "Pompa Mati" di titik yang lebih tinggi pada probe) hanya dengan menggunakan satu koneksi proses, sehingga menyederhanakan desain tangki.
-
Tahan Lama dalam Kondisi Ekstrem: Dengan rentang suhu mulai dari -80 °C hingga +200 °C dan ketahanan tekanan hingga 100 bar, FTI51 mampu menangani segala hal mulai dari penyimpanan kriogenik hingga reaktor kimia bertekanan tinggi.
-
Pengoperasian Cepat dan Sederhana: Kalibrasi dilakukan hanya dengan menekan satu tombol, sehingga secara signifikan mengurangi waktu penyiapan. Selain itu, komponen elektronik dapat diganti tanpa perlu kalibrasi ulang total pada titik pengukuran.
-
Standar Keamanan Tinggi: Bersertifikasi untuk lingkungan SIL2 dan dilengkapi dengan perlindungan tegangan berlebih dua tahap, FTI51 dirancang untuk infrastruktur kritis dan aplikasi terkait keselamatan.
Matriks Spesifikasi Teknis
| Fitur | Detail Teknis |
| Prinsip Pengukuran | Kapasitansi (Tingkat Titik) |
| Panjang Probe Maksimum | Hingga 6 m (20 kaki) |
| Suhu Proses | -80 hingga +200 °C (-112 hingga +392 °F) |
| Tekanan Proses | Vakum hingga 100 bar (1.450 psi) |
| Bahan (Dalam Proses) | 316L, PFA, PTFE (terdaftar di FDA) |
| Waktu Respons | Sangat singkat (milidetik) |
| Tingkat Perlindungan | IP 66 / NEMA 4X |
Aplikasi Utama
-
Media Kental dan Lengket: Pengalihan yang andal pada madu, cokelat, sirup, cat, dan minyak berat yang biasanya menyebabkan alarm palsu.
-
Deteksi Antarmuka: Memantau batas antara dua cairan dengan konstanta dielektrik berbeda dalam tangki pemisah.
-
Deteksi Busa Konduktif: Mendeteksi bagian atas lapisan busa dalam bejana fermentasi atau tangki pencampur untuk mencegah luapan.
-
Pencegahan Pompa Beroperasi Tanpa Cairan: Memanfaatkan waktu reaksi yang singkat untuk melindungi pompa mahal agar tidak beroperasi tanpa cairan di jalur proses.
-
Industri Kimia dan Petrokimia: Deteksi tingkat titik yang andal dalam asam agresif atau hidrokarbon bertekanan tinggi di mana sertifikasi keselamatan seperti WHG atau SIL diperlukan.




